Perbedaan Penulisan Daftar Pustaka Artikel Cetak dan Artikel Daring

Perbedaan Penulisan Daftar Pustaka Artikel Cetak dan Artikel Daring

Read Time:1 Minute, 44 Second

Penulisan daftar pustaka dalam sebuah karya tulis menjadi sangat penting untuk dituliskan. Penulisannya sendiri biasanya terdapat pada akhir tulisan. Daftar pustaka menjadi penting karena dapat dijadikan acuan atau penegasan bahwa karya tulis tersebut merupakan sebuah karya yang dapat dipertanggungjawabkan. Anda dapat mencari contoh daftar pustaka yang banyak tersedia di Internet.

Dalam menuliskan daftar pustaka terdapat beberapa macam bentuk penulisan. Hal ini dibagi berdasarkan tipe tulisan atau karya tulis tersebut. Pembagian tersebut terdiri dari penulisan untuk artikel cetak dalam hal ini jurnal, makalah ataupun skripsi. Selanjutnya ada jenis karya tulis yang sumbernya dari internet atau bahkan artikel daring.

Pada dasarnya, dalam penulisan daftar pustaka dari jurnal harus memiliki unsur-unsur seperti nama penulis, tahun penulis, judul buku serta nama penerbit dan juga kota diterbitkan karya tulis tersebut. Namun, pada ketiga jenis karya tulis di atas, tentu terdapat sedikit perbedaan.

Artikel Cetak

Dalam penulisan daftar pustaka untuk artikel cetak, yang wajib dicantumkan adalah unsur nama dan judul. Untuk nama, tentu saja mencantumkan nama penulis artikel, makalah atau skripsi tersebut. Tidak boleh mencantumkan tim editor dan pihak-pihak lainnya. Sementara untuk judul, tidak perlu dengan huruf yang dimiringkan. Anda cukup menambahkan tanda kutip pembuka dan penutup di awal dan di akhir judul tersebut. Setelah itu, Anda bisa menambah sumber makalah atau jurnal yang terdapat pada artikel. Penulisan sumber tersebut bisa di cetak miring. Dan jika terdapat halaman yang ingin dibubuhkan, maka cukup memberikan simbol [(…)} yang diisi dengan nomor halaman sumber.

Sumber Internet

Dalam menyusun sebuah karya tulis, tidak jarang sumber yang digunakan tidak hanya terpaku pada buku cetak saja. Apalagi di era digital saat ini, tentu akses internet menjadi salah satu alternatif dalam mengumpulkan data. Adapun bentuk penulisan untuk daftar pustaka yang diambil dari internet tidak jauh berbeda dengan penulisan daftar pustaka pada buku cetak. Hal yang wajib ada tentu saja nama, tahun penayangan dan juga judul buku. Karena di ambil di internet, maka penting untuk mencantumkan URL dan waktu pengambilan sumber tersebut.

Dari keterangan di atas bisa disimpulkan bahwa penulisan daftar pustaka merupakan hal wajib yang perlu diperhatikan. Terlebih jika karya tulis yang disajikan adalah jenis karya tulis ilmiah.

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Kesehatan dan Nutrisi Nestle Dalam Produk-Produk Ini Previous post Kesehatan dan Nutrisi Nestle Dalam Produk-Produk Ini
Struktur Organisasi Mayora Beserta Tugas dan Fungsinya Next post Struktur Organisasi Mayora Beserta Tugas dan Fungsinya